<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dunkza's Weblog</title>
	<atom:link href="http://dunkza.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dunkza.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 May 2008 07:20:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='dunkza.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/b9657374cab036b1f8842c32985e0ccb?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dunkza's Weblog</title>
		<link>http://dunkza.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Kenapa api padam jika diguyur air ?</title>
		<link>http://dunkza.wordpress.com/2008/05/01/kenapa-api-padam-jika-diguyur-air/</link>
		<comments>http://dunkza.wordpress.com/2008/05/01/kenapa-api-padam-jika-diguyur-air/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 07:20:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dunkza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Knowledge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dunkza.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Kalau ada nyala api, pasti disitu ada tiga unsur. Apa itu ? Unsur pertama adalah oksigen atau sering juga disebut zat asam, kedua, bahan bakar, dan ketiga, panas. Oleh para ahil, ketiga unsur pembentuk api itu dinamai segitiga api. Pendek kata, untuk menimbulkan api ketiga unsur itu harus ada dan berhubungan. Oleh sebab itu, apabila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dunkza.wordpress.com&blog=2650616&post=5&subd=dunkza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Kalau ada nyala api, pasti disitu ada tiga unsur. Apa itu ? Unsur pertama adalah oksigen atau sering juga disebut zat asam, kedua, bahan bakar, dan ketiga, panas. Oleh para ahil, ketiga unsur pembentuk api itu dinamai segitiga api. Pendek kata, untuk menimbulkan api ketiga unsur itu harus ada dan berhubungan. Oleh sebab itu, apabila ingin memadamkan api, maka paling sedikit satu diantara ketiga unsur itu harus dihilangkan atau dipisahkan. Atau dengan kata lain, hubungan diantara ketiga unsur itu harus diputuskan. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Unsur pertama oksigen. Udara di sekitar kita ini mengandung oksigen, yang sangat dibutuhkan oleh semua makhluk hidup. Jadi, oksigen tidak mungkin dihilangkan. Oksigen hanya bisa dipisahkan dari ketiga unsur api. Unsur kedua adalah bahan bakar. Bahan bakar bisa dihilangkan. Demikian juga panas. Bagaimana caranya ? Salah satu caranya, ya diguyur air. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Jika kita mengguyur api dengan air, apa yang terjadi ? Pertama-tama suhu panas, salah satu unsur segitiga api akan hilang dan menjadi dingin. Kemudian yang kedua, sebagian air yang dipergunakan untuk mengguyur akan menguap menjadi uap air. Nah, uap air inilah yang akan memisahkan api dari oksigen. Karena dua hal dari segitiga api, yaitu panas dan oksigen, tidak ada, padamlah api. Satu unsur hilang saja padam. apalagi dua. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Namun, tidak semua api bisa dipadamkan dengan air. Cara memadamkan api dengan air ini hanya bisa dilakukan apabila bahan bakarnya berupa kayu, kain, plastik, atau kertas. Kalau api merupakan hasil percikan listrik atau ada unsur minyak tanah, atau bensin, maka tidak bisa dipadamkan dengan air. Mengguyurkan air pada api akibat percikan listrik sangat berbahaya, karena air adalah penghantar listrik. Si pengguyur bisa tersengat aliran listrik. Jika terjadi kebakaran akibat listrik, hal pertama yang harus dilakukan adalah memutuskan terlebih dahulu aliran listrik. Setelah yakin tidak aliran listrik baru bisa dipadamkan dengan air. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Bagaimana dengan minyak, atau bensin ? Karena berat jenis minyak atau bensin lebih kecil dibandingkan dengan air, maka ketika diguyur air, minyak atau bensin akan mengambang di atas air. Karena itu, minyak atau bensin itu tetap berhubungan dengan oksigen. Alhasil, api akan tetap menyala. Untuk memadamkan api jenis ini dibutuhkan pemadam kimia, yang biasanya berbentuk busa, atau zat karbondioksida. </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dunkza.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dunkza.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dunkza.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dunkza.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dunkza.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dunkza.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dunkza.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dunkza.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dunkza.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dunkza.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dunkza.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dunkza.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dunkza.wordpress.com&blog=2650616&post=5&subd=dunkza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dunkza.wordpress.com/2008/05/01/kenapa-api-padam-jika-diguyur-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adad1b4b68ac03ee5763720359489b0a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">dunkza</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bentuk Air di Antariksa Bulat, Mengapa?</title>
		<link>http://dunkza.wordpress.com/2008/05/01/bentuk-air-di-antariksa-bulat-mengapa/</link>
		<comments>http://dunkza.wordpress.com/2008/05/01/bentuk-air-di-antariksa-bulat-mengapa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 06:56:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dunkza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Knowledge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dunkza.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu sifat dasar air adalah selalu mengikuti bentuk wadahnya. Gaya gravitasi Bumi-lah yang membuatnya selalu menyesuaikan dengan bentuk ruangan di sekitarnya. 
Namun, hukum fisika tersebut hanya berlaku di permukaan Bumi. Di antariksa, pengaruh gaya gravitasi memberikan efek berbeda terhadap air. 
Mengapa demikian? 
Benda-benda di sekitar Bumi tetap terpengaruh gaya gravitasi meskipun semakain kecil seiring [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dunkza.wordpress.com&blog=2650616&post=3&subd=dunkza&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Salah satu sifat dasar air adalah selalu mengikuti bentuk wadahnya. Gaya gravitasi Bumi-lah yang membuatnya selalu menyesuaikan dengan bentuk ruangan di sekitarnya. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Namun, hukum fisika tersebut hanya berlaku di permukaan Bumi. Di antariksa, pengaruh gaya gravitasi memberikan efek berbeda terhadap air. </span></p>
<p><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;"><strong>Mengapa demikian?</strong> </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Benda-benda di sekitar Bumi tetap terpengaruh gaya gravitasi meskipun semakain kecil seiring jaraknya dengan Bumi. Jadi, istilah gravitasi nol sebenarnya kurang tepat. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Yang terjadi sebenarnya, objek-objek tersebut jatuh ke Bumi namun sedikit demi sedikit dengan sudut kemiringan sangat kecil. Keadaan ini membuatnya kelihatan melayang dan dirasakan sebagai kondisi tanpa bobot. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Cairan yang melayang di antariksa memperoleh tekanan yang relatif sama dari lingkungan sekitarnya. Hal tersebut menyebabkan tegangan di permukaan air sama rata dan ikatan antarmolekulnya membentuk lapisan terluar yang elastis. Ikatan antarmolekulnya merata sama kuat sehingga bentuk yang paling efektif adalah berupa bulatan. </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family:helvetica;color:#000000;font-size:x-small;">Lantas, bagaimana cara minum di luar angkasa jika airnya melayang-layang? Ya telan saja, karana gaya peristaltik tenggorokan dan lambung sanggup mengatasinya. </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dunkza.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dunkza.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dunkza.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dunkza.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dunkza.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dunkza.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dunkza.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dunkza.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dunkza.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dunkza.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dunkza.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dunkza.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dunkza.wordpress.com&blog=2650616&post=3&subd=dunkza&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dunkza.wordpress.com/2008/05/01/bentuk-air-di-antariksa-bulat-mengapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/adad1b4b68ac03ee5763720359489b0a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">dunkza</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>